Akuntansi Perusahaan Jasa

 


Definisi Akuntansi Perusahaan Jasa

Akuntansi adalah proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, dan mengkomunikasikan berbagai transaksi bisnis dalam suatu perusahaan. Hal ini memungkinkan  analisis evaluasi dan pengambilan keputusan pengguna.

Sedangkan perusahaan jasa adalah perusahaan yang memberikan pelayanan kepada pelanggan. Dari sini dapat disimpulkan bahwa akuntansi perusahaan jasa adalah suatu sistem untuk mencatat, mengelompokkan dan menganalisis berbagai transaksi keuangan yang terjadi pada perusahaan jasa dan harus dilaporkan dalam bentuk laporan keuangan

Karakteristik Perusahaan Jasa

Perusahaan ini memiliki berbagai karakteristik, diantaranya:

1. Menjual Jasa sebagai Kegiatan Utama

Perusahaan jasa bukan merupakan perusahaan yang mengolah ataupun memproduksi suatu produk, kegiatan utama dalam perusahaan jasa yaitu menyediakan serta menjual suatu jasa yang perusahaan miliki.

2. Tidak Menyediakan Produk dalam Bentuk Fisik

Karena jasa itu sendiri tidak berwujud, perusahaan jasa tentu tidak menjual produk yang dapat dilihat atau disimpan. kita tidak dapat melihat produknya, tetapi dapat dirasakan manfaatnya bagi konsumen dan penggunanya.

3. Hasil Tidak Dapat Disamakan

Hasil  usaha pada perusahaan jasa juga sangat subjektif dan tergantung pada kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, hasil usaha pada perusahaan jasa tidak dapat didistribusikan secara merata kepada semua konsumen. Hal ini dikarenakan pengukuran kepuasan individu berbeda-beda. Kualitas karyawan juga tergantung pada kesehatan jasmani dan kesehatan mental, dsb. Misalnya pegawai pada shift pagi sampai sore memiliki pelayanan yang berbeda, pelayanan pagi sudah pasti lebih baik dari pada pelayanan sore saat karyawan sudah cukup kelelahan.

Selain itu, pada perusahaan jasa tidak melakukan berbagai kegiatan produksi, sehingga tidak memerlukan bahan baku untuk produksi. Hal ini mempengaruhi laporan keuangan yang tidak ada informasi tentang biaya produksi dan penjualan perusahaan jasa.

4. Tidak Ada Standar Harga yang Umum

Kebutuhan konsumen biasanya akan selalu berbeda-beda tergantung kepada keinginan serta keluhan yang dimilikinya. Artinya perusahaan jasa tidak dapat menentukan harga layanan dan harus menyesuaikannya dengan kebutuhan setiap pelanggan.

Contoh Perusahaan Jasa

-Perusahaan Jasa Telekomunikasi: Telekomunikasi Indonesia Tbk, Indosat Tbk.
-Perusahaan Jasa Transportasi: Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk, Blue Bird Tbk, Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
-Perusahaan Jasa Keuangan: Bank Bukopin Tbk, Bank Yudha Bhakti Tbk dan Bank Jabar Banten Tbk.
-Hotel, Restoran & Pariwisata: Bayu Buana Tbk, Bukit Uluwatu Villa Tbk, Fast Food Indonesia Tbk dan Saraswati Griya Lestari Tbk.
-Kesehatan: Mitra Keluarga Karya Sehat Tbk, Prodia Widyahusada Tbk, dan Sarana Meditama Metropolitan Tbk.

Komentar

Postingan Populer